An-Nabawy Latih Seni Musik Al-Ikhlas

  • 15 Juni 2021
  • 197 views
An-Nabawy Latih Seni Musik Al-Ikhlas Tim Gambus An-Nabawy bersama Santri Al-Ikhlas (Dok. Media Center, 2021)

UJUNG, ALIKHLASBONE.AC.ID – Ketua Yayasan Al-Ikhlas Bone, AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA kembali melakukan kunjungan rutinnya ke Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone, Senin (14/6/2021). Kedatangan Anregurutta kali ini menyertakan tamu khusus dari Jakarta yakni beberapa pimpinan Masjid Istiqlal Jakarta beserta tim musik An-Nabawy PTIQ Jakarta yang membuat para santri begitu antusias dengan kehadirannya yang turut serta dalam rombongan, tentu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.  

Pesantren Al-Ikhlas Ujung adalah pondok pesantren yang pertama di Sulawesi Selatan yang dikunjungi oleh An-Nabawy, terlebih ajang silaturahmi bersama para santri dan santriwati yang dilaksanakan di Masjid Pesantren Al-Ikhlas ini berlangsung meriah dan sangat menghibur para santri maupun pembina dengan beberapa lantunan syair lagu bernuansa salawat maupun lagu populer pop religi.

Kang Agus An-Nabawy di hadapan santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone (Dok. Media Center, 2021)

Ustaz Agus Muhammad yang biasa disapa Kang Agus An-Nabawy merupakan vokalis gambus dan kerap muncul di layar kaca mengisi salah satu program religi stasiun TV Nasional ini melantunkan lagu salawat bersama salah seorang pembina Pondok Pesantren Al-Ikhlas Cabang Lambuya, Kendari. Bahkan Tim gambus yang identik dengan peci hitam tingginya ini langsung melatih beberapa santri dan santriwati pengurus Sanggar Seni Al-Ikhlas yang terdiri dari Fatima Alwi, Nur Afdalia, Andi Yusuf, dan Afham. Tidak berhenti di situ, Kang Agus juga menjelaskan beberapa teknik dalam seni musik.

Kunjungan singkat membuat pelatihan seni musik dari tim An-Nabawy menjadi sangat singkat pula. Anregurutta Ketua Yayasan dalam kesempatan yang sama menyampaikan wejangan terkait pentingnya seni dalam kehidupan termasuk seni musik. Beliau mengatakan kepada para santri bahwa kesenian dijadikan sebagai syair dakwah dan juga ajang melembutkan jiwa, karena para sufi bahkan Rasulullah SAW akrab dengan seni.

“Bagi Al-Ikhlas seni juga penting” jelas sosok yang dalam waktu dekat ini akan melangsungkan miladnya yang ke-62.

Tim Gambus An-Nabawy bersama Santri Al-Ikhlas (Dok. Media Center, 2021)

Melalui kesempatan itu pula, kegiatan pelatihan seni musik ala tim An-Nabawy akan diperkenalkan di kalangan santri dan dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler seni di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. (nat/aibs)

Ditulis oleh: Admin