Al-Ikhlas Persiapkan Santri untuk Kegiatan Ramadhan

  • 24 Maret 2021
  • 472 views
Al-Ikhlas Persiapkan Santri untuk Kegiatan Ramadhan Persiapan kegiatan Training of Muballigh 2021 (Dok. Media Center, 2021)

UJUNG, ALIKHLASBONE.AC.ID, Kedatangan bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Meski santri diliburkan selama sebulan penuh dari kegiatan di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone, mereka tetap akan dibekali dengan berbagai kegiatan amaliyah Ramadhan sebelum kembali ke rumah masing-masing. Kepanitiaan yang mengurusi persiapan kegiatan santri selama bulan suci ini telah terbentuk.

Menindaklanjuti pesan Ketua Yayasan Al-Ikhlas Bone yang disampaikan saat rapat umum pegawai, pihak kepondokan bersama dengan panitia persiapan kegiatan Ramadhan santri menggelar rapat terbatas pada Selasa (23/3/2021) malam dan menghasilkan setidaknya ada dua kegiatan utama yang akan dipersiapkan secara khusus untuk santri, yakni pelaksanaan kegiatan Training of Muballigh 2021 dan pelatihan Imam Salat Tarawih.

Kegiatan Training Muballigh ini rencananya akan berlangsung mulai Rabu (31/3/2021) mendatang hingga Senin (5/4/2021) berpusat di Masjid Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melatih santri agar siap menjadi pendakwahatau penceramah yang membawa kemaslahatan bagi umat.

Ketua Panitia Pelaksana Training of Muballigh 2021, KM. Muhammad Ashar, S.Sy menyatakan kesiapan panitia dalam pelaksanaan kegiatan ini, termasuk protokol kesehatan yang diterapkan selama kegiatan berlangsung.

“Kondisi pandemi yang belum berakhir, bukan menjadi alasan dakwah Islam di bulan suci Ramadhan juga terhenti, kita telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memperlancar kegiatan ini, termasuk penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sekitar 200an santri dan santriwati yang akan mengikuti kegiatan Training Muballigh ini, terdiri dari 130 santri MTs dan 94 santri MA.” tegasnya.

Berbarengan dengan kegiatan Training of Muballigh, persiapan menjadi imam salat Tarawih juga tidak kalah pentingnya. Seorang santri harus memiliki kesiapan untuk itu. Beberapa santri telah digadang menjadi utusan Pesantren Al-Ikhlas untuk menjadi imam Tarwih di beberapa masjid. Santri tersebut selanjutnya akan diseleksi khusus sebelum mendapatkan mandat, berupa surat tugas dari Pimpinan Pondok Pesantren untuk menjadi imam Tarwih di beberapa masjid yang telah mengajukan permintaan imam Salat Tarawih.

Kepala Kepondokan Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone, KM. H. Muhammad Irham, S.HI (Dok. Media Center, 2021)

Kepala Kepondokan Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone, KM. H. Muhammad Irham, S.HI. berharap kegiatan Training of Muballigh ini dapat mengasah kepercayaan diri santri untuk terbiasa tampil di publik, dan menjadi paham akan hakikat Ramadhan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat melatih anak-anak kita, terutama kelas 7 MTs yang baru masuk agar berani tampil di depan umum dan juga sebagai pembelajaran bagi santri secara keseluruhan dalam memahami makna dan pentingnya bulan suci Ramadhan melalui isi dari ceramah-ceramah yang diajarkan dalam training ini.” jelasnya. (ant/rf/aibs)

Ditulis oleh: Admin